Jl. Palabuhanratu Km 32 Ds. Sukaharja, Kec. Warungkiara, Kab. Sukabumi 43362

smkdwiwarna_sukabumi@yahoo.co.id

Pelantikan Pejabat Lembaga Pendidikan di Kupang Dibubarkan karena Digelar Saat Pandemi Corona

KUPANG, KOMPAS.com – Aparat Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), membubarkan pelantikan pejabat dan pengambilan sumpah janji jabatan di Lingkungan Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Kupang, NTT, Kamis (2/4/2020). Langkah tegas ini diambil polisi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dan menghindari berkumpulnya orang dalam jumlah banyak. Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat dipimpin Direktur Politani Negeri Kupang Thomas Lapenangga, dihadiri sejumlah pejabat Politani Kupang di aula Study Centre, Kampus Politani Kupang. Pembubaran acara dipimpin langsung Kapolsek Kelapa Lima AKP Andri Setiawan, sekitar pukul 10.15 WITA saat pengukuhan oleh rohaniawan pendamping terhadap pejabat yang baru dilantik. Awalnya, polisi mengimbau kepada panitia agar menghentikan kegiatan tersebut terkait dengan pencegahan virus corona.
Terkait imbauan itu, Wakil Direktur II Bagian Umum dan Keuangan Politani Kupang Yohanis Yeremias mengatakan, kegiatan sudah melalui prosedur. Menurut Yohamis, gedung atau aula yang akan digunakan untuk pelantikan sudah disemprot menggunakan cairan disinfektan. “Peserta yang dilantik berjumlah delapan orang dan sudah disiapkan tempat cuci tangan dengan sabun sebelum masuk ruangan. Serta tetap sesuai SOP dengan menjaga jarak para peserta pelantikan,” ujar Yohanis saat dihubungi. Pelantikan dan pengambilan sumpah tetap dilaksanakan berdasarkan SK Direktur Politani Negeri Kupang Nomor 73 tahun 2020 tanggal 1 April 2020 tentang pengangkatan pejabat Politani Negeri Kupang. Dari 10 mata acara yang ada, hanya digelar tiga acara, yakni pembukaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti pembacaan. Pada saat pembacaan SK ini, lagi-lagi polisi meminta acara dihentikan. Panitia hanya membacakan satu nama pejabat yang dilantik. Saat pengambilan sumpah dan janji oleh direktur dan pengukuhan oleh rohaniawan, polisi pun secara tegas meminta acara dihentikan. Permintaan itu akhirnya diikuti pihak penyelenggara. Rangkaian acara selanjutnya ditiadakan. Kegiatan itu turut mengundang suami atau Istri pendamping, dan tamu undangan.

Kegiatan dilakukan dalam waktu 15 menit, dengan jumlah peserta yang hadir 16 orang dan tetap menjaga jarak. “Agar segala bentuk kegiatan masyarakat yang mengumpulkan orang banyak untuk sementara ditiadakan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pemerintah,” ujar Kapolsek Kelapa lima AKP Andri Setiawan,. Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut langsung membubarkan diri dengan keluar satu per satu dari gedung. Andri mengimbau agar semua pihak taat pada aturan. “Jangan ada lagi (acara) kumpul-kumpul, karena (pelantikan) melibatkan banyak orang maka kita bubarkan,” ujar Andri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pelantikan Pejabat Lembaga Pendidikan di Kupang Dibubarkan karena Digelar Saat Pandemi Corona”, https://kupang.kompas.com/read/2020/04/02/16421431/pelantikan-pejabat-lembaga-pendidikan-di-kupang-dibubarkan-karena-digelar?page=all.
Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Editor : David Oliver Purba

× Hubungi Kami ?